Pixel 10 Series hingga Gemini: Yang Baru di Made by Google 2025

Avatar Muhamad Nabil
Sekumpulan perangkat Google Pixel dari ponsel, earbuds, dan jam tangan

Google kembali menggelar acara tahunan “Made by Google” pada 20 Agustus 2025 di New York City. Menghadirkan deretan produk terbaru yang menandai langkah besar perusahaan dalam dunia perangkat pintar dan kecerdasan buatan tersebut.

Dalam event ini, Jimmy Fallon ikut memandu, dan sejumlah selebriti juga turut hadir seperti Steph Curry dan Jonas Brothers, Google memperkenalkan empat varian smartphone Pixel 10, smartwatch Pixel Watch 4, serta earbuds Pixel Buds 2a.

Tensor G5 Janjikan Performa AI Lebih Baik

Sorotan utama jatuh pada Pixel 10 Series penerus dari seri 9 yang telah Google bocorkan pada Google Event 2024 lalu. Lini ini terdiri dari Pixel 10, 10 Pro, 10 Pro XL, dan 10 Pro Fold.

Seluruh lini ini berbekal chip Tensor G5 terbaru, yang akan menghadirkan peningkatan performa, dan efisiensi daya dari generasi sebelumnya. Chip ini merupakan prosesor pertama Google yang sepenuhnya diproduksi oleh TSMC menggunakan proses fabrikasi 3nm.

Dengan arsitektur CPU baru yang terdiri dari satu inti besar, lima inti medium, dan dua inti kecil, Tensor G5 dirancang untuk unggul dalam kinerja multi-core yang krusial untuk tugas-tugas AI.

Google mengklaim peningkatan kinerja CPU rata-rata sebesar 34% dan TPU (Tensor Processing Unit) hingga 60% dibandingkan Tensor G4. Meskipun kenyataannya beberapa hasil benchmark awal menunjukkan chip ini mungkin tidak melampaui kekuatan mentah dari kompetitor seperti Snapdragon 8 Elite.

Google Pixel 10 Makin Terasa Flagship-nya

YouTube placeholder image
Accept marketing cookies to load content

Jajaran utama Pixel 10 melanjutkan bahasa desain dari pendahulunya, namun dengan penyempurnaan material yang cermat, seperti punggung kaca matte pada model Pro dan bingkai aluminium matte pada model standar. Layar “Super Actua” pada model Pro juga mendapatkan peningkatan kecerahan puncak hingga 3.300 nits, memastikan visibilitas yang luar biasa di bawah sinar matahari.

Seluruh lini Pixel 10 juga mengalami peningkatan kapasitas baterai dan mengadopsi standar pengisian daya nirkabel universal Qi2. Google menyebut standar ini dengan nama “Pixel Snap”, yang tidak hanya meningkatkan kecepatan pengisian daya tetapi juga kompatibel dengan ekosistem aksesori yang lebih luas, termasuk aksesoris untuk MagSafe dari Apple.

Pada varian 10 Pro dan Pro XL hadir dengan layar Super Actua berukuran masing-masing 6,3 dan 6,8 inci, tingkat kecerahan hingga 3.300 nits, RAM 16GB, dan fitur kamera Pro Res Zoom hingga 100x. Sementara versi standar menawarkan layar 6,3 inci, RAM 12GB, dan sistem kamera tiga lensa dengan zoom optik hingga 10x.

YouTube placeholder image
Accept marketing cookies to load content

Namun jenis Pro Fold menjadi pusat perhatian, hadir dengan desain lipat yang lebih kokoh, berkat engsel tanpa roda gigi dan sertifikasi IP68. Perangkat ini menjadi ponsel lipat pertama di dunia yang meraih sertifikasi ketahanan debu dan air IP68.

Meskipun secara teknis sedikit lebih tebal dari pendahulunya, desain engsel gearless yang baru memungkinkan bezel yang lebih tipis dan profil keseluruhan yang terasa lebih ramping di tangan. Ponsel ini menggunakan chip Tensor G5, RAM 16GB, dan menjadi ponsel lipat pertama dengan dukungan Qi2,

Gemini Semakin Pintar dan Kehadiran Produk Pixel Lainnya

Tampilan fitur Magic Cues di ponsel Google Pixel terbaru (Foto: Google)

Tak hanya hardware. Google juga memperkenalkan berbagai fitur berbasis AI. Fitur unggulannya, Magic Cue, secara proaktif memindai email, pesan, dan foto untuk menampilkan saran bagi pengguna. Seluruh fitur tersebut berjalan di dalam perangkat (on-device) guna menjaga privasi data pengguna.

Fitur lain seperti Camera Coach menggunakan Gemini untuk memberikan tips fotografi secara real-time. Fitur ini membantu pengguna mengambil gambar yang lebih baik dengan menyarankan sudut atau mode pemotretan yang berbeda. Google Photos juga mendapatkan fitur “Edit with Ask Photos” yang memungkinkan pengguna mengedit gambar hanya dengan perintah suara.

Di lini wearable, Pixel Watch 4 tampil dalam dua ukuran dengan desain lebih ramping dan pengisian daya lebih cepat, 50% dalam 15 menit. Pixel Watch 4 hadir dengan layar “Actua 360” melengkung yang memberikan area aktif 10% lebih besar dengan bezel yang lebih kecil. Layar Pixel Watch 4 memiliki kecerahan puncak 3.000 nits, dan daya tahan baterai hingga 40 jam)

Sementara Pixel Buds 2a hadir dengan peningkatan kualitas suara, noise cancellation, dan desain ergonomis baru. Dengan harga $129, ini adalah earbud A-series pertama yang menawarkan fitur premium Active Noise Cancellation (ANC) dengan bantuan chip Tensor A1. Google juga menawarkan pembaruan gratis untuk Pixel Buds 2 dengan penambahan fitur Adaptive Audio, Loud Noise Protection, dan kontrol gestur kepala untuk menjawab panggilan.

Pre-order untuk seluruh perangkat Pixel tersebut sudah berlangsung, dan akan tersedia di pasaran mulai Oktober 2025 di beberapa negara. Seperti biasa, seluruh lini Google Pixel masih belum tersedia untuk pasar Indonesia secara resmi.