DNP NewsNasional Harga Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik, Ini Rincian Harganya!

Harga Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik, Ini Rincian Harganya!

Avatar Andhika Rizky Reihansyah
SPBU Pertamina, Harga Pertamax Naik

Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi Pertamax dan Pertamax Green.

Per Rabu (10/6), harga BBM Pertamax (RON 92) kini naik menjadi Rp16.250 per liter-nya. Sementara Pertamax Green (RON 95) juga ikut alami kenaikan menjadi Rp17.000 per liter.

Penyebab Harga Pertamax Naik

Berdasarkan keterangan resmi Pertamina, penyesuaian harga ini dilakukan setelah melalui beragam proses evaluasi sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Roberth MV Dumatubun, Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga megatakan, harga jual tersebut diputuskan dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah sebagai regulator.

“Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Roberth.

Pertamina Jamin Ketersediaan Stok

Roberth memastikan, Pertamina akan menjamin keamanan pasokan BBM di jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Pertamina di seluruh Indonesia.

Meski demikian, Pertamina menyatakan bahwa harga produk BBM Pertamina selain Pertamax dan Pertamax Green tidak mengalami kenaikan.

“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina,” katanya.

Berikut adalah harga BBM Pertamina terkini per 10 Juni 2026, berdasarkan pantauan redaksi DNP Integrated News di situs resmi MyPertamina:

BBM Non-Subsidi

  • Pertamax 92, Rp16.250 per Liter
  • Pertamax Green 95, Rp17.000 per Liter
  • Pertamax Turbo 98, Rp20.750 per Liter
  • Pertamina Dexlite, Rp23.000 per Liter
  • Pertamina Dex, Rp24.800 per Liter

BBM Subsidi

  • Pertalite 90, Rp10.000 per Liter
  • Biosolar, Rp6.800 per Liter

Harga tersebut berlaku di wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. (*)