โ”‚

โ€บ DNP News โ€บ ZEN Pelita Jaya Juara IBL 2024, Akhiri Puasa Gelar

Pelita Jaya Juara IBL 2024, Akhiri Puasa Gelar

Avatar Kevin Christopher Manoy
โ„น๏ธ Konten ini terbit pada 1 tahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah berubah.
Pelita Jaya juara IBL 2024

Jakarta, DNP News Pelita Jaya Jakarta akhirnya menjadi juara IBL 2024 setelah kalah dalam tiga final sebelumnya. Mereka mengalahkan musuh bebuyutan mereka, Satria Muda Pertamina Jakarta 73-65 dalam Game 3 Final yang digelar di Indoor Stadium, Tangerang, Minggu 4 Agustus 2024.

Pertandingan berlangsung sengit dan keras dengan intensitas tinggi dari kedua tim. Pelita Jaya berhasil mengejar ketertinggalan dengan melaju poin 23-3 di kuarter kedua setelah tertinggal 8 poin di kuarter pertama. Meskipun Satria Muda mencoba mengejar, Pelita Jaya tetap unggul hingga akhir pertandingan.

Melansir Antara, Jerome Anthony Beane Jr. dan Muhamad Arighi menjadi pemain kunci dalam kemenangan Pelita Jaya. Beane Jr. mencuri 6 bola dan mencetak 23 poin, sementara Arighi mencetak 13 poin. Pemain impor Pelita Jaya yang pernah bermain di NBA, K.J. McDaniels juga turut membantu dengan 13 poinnya.

Dari Satria Muda, Reynaldo Garcia Zamora mencetak 18 poin, Abraham Damar Grahita 15 poin, dan Artem Pustovyi 13 poin.

Pemain keturunan Indonesia-Belanda Pelita Jaya, Brandon Jawato turut memberikan kontribusi penting bagi skuad asuhan Johanis Winar. Brandon mencatatkan 7 rebound dan 5 assist meskipun hanya mencetak 2 poin.

Dengan hasil ini, Pelita Jaya meraih gelar juara kedua mereka dalam sejarah IBL setelah bertarung keras melawan rival sekota, Satria Muda.

Prastawa: Jadi Gelar Juara Pertama di Pelita Jaya

Kapten Pelita Jaya, Andakara Prastawa Dhyaksa mengaku bahwa gelar yang diraih merupakan gelar pertama selama berkarir enam tahun di klub yang identik dengan warna oranye tersebut.

Pras, sapaan akrab point guard bernomor punggung tujuh, menyebut gelar juara merupakan hasil kerja kolektif.

It’s crazy game, kami tidak bisa menang mudah. Saya senang sekali karena tim saya bisa step-up, khususnya di defense yakin sejak awal musim. Pelita Jaya bisa juara karena tim tahun ini solid,” jelas Prastawa.

Sebelum berkarir bagi Pelita Jaya, Prastawa berkarir di Aspac, pada tahun 2012. Bersama Aspac, Pras berhasil meraih satu gelar juara, hingga harus meninggalkan klub langganan juara liga bola basket nasional di tahun 2018. Pada tahun yang sama, Aspac berganti nama menjadi Stapac dan meraih gelar juara IBL.

Prastawa membawa Pelita Jaya ke final selama tiga musim berturut-turut (2021-2023) namun hanya sebagai runner up. Pada tahun 2024, dia meraih gelar juara bersama timnya, mengakhiri penantian panjangnya.

Editor: Kevin Manoy


Terima kasih telah membaca artikel berita dari DNP News. Dukung kami untuk terus memberi informasi yang lebih informatif dan lebih terinformasi. Info selengkapnya di sini.