โ”‚

Kasus Alice Guo, Cantik-Cantik Kok Dapat Ancaman Pembunuhan?

Avatar Jordan Gozali
โ„น๏ธ Konten ini terbit pada 1 tahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah berubah.
Alice Guo mengakut mendapat ancaman pembunuhan

Jakarta, DNP News – Mantan wali kota Bamban, provinsi Tarlac, Alice Guo atau Guo Hua Ping, mengaku meninggalkan Filipina karena mendapat ancaman pembunuhan.

Pejabat pemerintah Filipina bersama Kedubes Filipina mengetahui hal ini saat mereka melakukan pertemuan tertutup dengan pihak Interpol Indonesia.

Pada Kamis (5/9) Polda Metro Jaya mengadakan pertemuan yang disiarkan langsung melalui Facebook Benhur Abolos.

Dalam video tersebut, terdengar suara Alice menyapa Sekretaris Dalam Negeri Filipina, Benjamin Abolos Jr. dalam bahasa Tagaloc.

Ia mengatakan kepada Abalos, “sec., Patulong, may death threat po kasi ako (sekretaris, tolong saya, ada ancaman pembunuhan terhadap saya).”

Alice Guo Mendapat Ancaman Pembunuhan

Dalam konferensi pers yang diadakan di Pasay City pada Jumat (6/9) dini hari, ancaman itu kembali dikonfirmasi.

Abolos mengatakan ia menjamin keselamatan Alice Guo dari ancaman pembunuhan. Alice juga langsung memberikan konfirmasi atas pernyataan Abalos tersebut.

Namun, Abalos juga meminta Alice Guo untuk mengungkap kebenaran dari apa yang telah ia lakukan selama ini.

“Ungkapkan semua nama untuk menegakkan keadilan dan mengakhiri semua ini. Itulah satu-satunya cara kita dapat membantunya,” kata Abalos dalam pernyataannya, dilansir dari YouTube INQUIRER.net.

Sementara itu, setelah dipindahkan ke tahanan otoritas Filipina, Alice menyatakan bahwa dirinya merasa aman.

Mantan wali kota Filipina, Alice Guo, tiba di Manila pada Jumat pagi (6/9/2024) setelah Indonesia mendeportasinya.

Polri menangkap Guo, yang juga dikenal sebagai warga negara China Guo Hua Ping, pada Rabu (4/9) setelah ia meninggalkan Filipina pada bulan Juli.

SIM ponsel aktif milik Alice Guo, mengarahkan Polri ke rumah tempat ia tinggal di Kabupaten Tangereng, Banten.

Seorang petugas imigrasi mengatakan hal itu ketika menggambarkan penangkapan Alice Guo pada awal pekan ini.

Lebih lanjut, menurut Kepala Satuan Pencarian Buronan Polisi Filipina, Rendle Sy, Guo memiliki tiga ponsel dan nomor aktif.

Selain itu, kepemilikan ponsel dan nomor HP itu membantu Polri untuk melacak keberadaan buron kasus pencucian uang di Filipina tersebut. 

Pihak kepolisian Filipina mengatakan bahwa seorang rohaniawan yang memilik rumah di Cendana Parc bertemu dengan Guo di sebuah mal. (*)

Berita selengkapnya dapat Anda simak dalam DNP Evening News. Dengarkan di mana pun platform podcast kesayangan Anda. Atau Anda juga dapat mengaksesnya di kanal YouTube DNP Media Network.

Dapatkan berita terkini seputar Alice Guo di sini.

Editor: Andhika Rizky Reihansyah


Terima kasih telah membaca artikel berita dari DNP News. Dukung kami untuk terus memberi informasi yang lebih informatif dan lebih terinformasi. Info selengkapnya di sini.