Jakarta – Gubernur Terpilih Jakarta, Pramono Anung, mewanti-wanti para ASN di Pemprov DKI Jakarta soal poligami.
Pramono menegaskan bahwa jangan pernah berpikir bisa berpoligami selama era kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Jakarta terpilih Rano Karno.
Dia menegaskan hal itu usai menerima gelar kehormatan ‘Abang’ dari Majelis Kaum Betawi di Pondok Pesantren Putra Al Hamid Putra, Cipayung, Jakarta Timur.
Tidak hanya itu saja, Pramono sekaligus juga menegaskan bahwa ia merupakan penganut monogami.
“Saya penganut monogami dan bagi saya ASN di Jakarta jangan pernah berpikir mendapatkan poligami di era saya,” tegas Pramono, dikutip dari Antara.
Meski demikian, Pramono secara terbuka mempersilahkan jika ada yang tetap berniat untuk poligami. Asalkan bukan ASN yang bekerja di Jakarta selama kepemimpinannya.
“Jadi, saya sampaikan terbuka, belum jadi gubernur saja sudah menyampaikan terbuka, saya penganut monogami. Yang lain monggo berpoligami, tetapi tidak ASN,” ujar Pramono.
Pramono menegaskan bahwa pemerintahnya nanti akan memecat siapapun ASN Pemprov Jakarta yang melanggar larangan tersebut. Rano Karno dan dirinya pun juga dilarang untuk poligami.
Sebelumnya Pemprov Jakarta telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2025. Peraturan ini mengatur tata cara pemberian izin perkawinan dan perceraian bagi ASN, salah satunya terkait poligami.
Aturan tersebut salah satunya mengatur ASN pria yang ingin memiliki lebih dari satu istri untuk mendapatkan izin dari pejabat yang berwenang. (*)
Editor: Andhika Rizky Reihansyah, DNP Integrated News ([email protected])


