Persaingan antar bacaleg menjelang Pemilu 2024 mendatang semakin memanas, terutama dari keluarga Hary Tanoe yang juga ikut nyaleg. Dalam daftar caleg sementara dari KPU, Ketum Partai Perindo, Hary Tanoesoebidjo, terdaftar sebagai caleg DPR RI di Dapil Banten I, dengan nomor urut 1.
Namun, tidak hanya Hary Tanoe saja yang terdaftar sebagai bakal caleg. Istri dan keempat anak-anaknya juga turut dilibatkan mencalonkan diri di berbagai daerah pemilihan. Hal itu dianggap sebagai strategi Partai Perindo untuk merebut kursi di parlemen, terutama di Senayan.
Dilansir dari Kumparan, Liliana Tanoesoebidjo, istrinya, tercatat akan bersaing merebut suara di Dapil DKI Jakarta II dengan nomor urut 1.
Anak pertamanya, Angela Tanoesoedibjo, akan maju di Dapil Jatim I dengan nomor urut 1. Saat ini Angela masih menjabat sebagai Wakil Menparekraf. Selain itu anak kedua keluarga Hary Tanoe, Valencia Tanoesoebidjo, tercatat ikut maju nyaleg di Dapil DKI Jakarta III dengan nomor urut 1.
Anak ketiga, Jessica Tanoesoedibjo, maju di dapil Nusa Tenggara Timur II dengan nomor urut 1. Sementara itu, adiknya, Clarissa Tanoesoedibjo terdaftar di Dapil Jabar II dengan nomor urut 2. Nomor urut 1 diisi oleh Ferry Kurnia, Wakil Ketua Umum Partai Perindo sekaligus mantan anggota KPU. Anak bungsunya, Wareen Tanoesodibjo juga akan maju di Dapil Jateng I.
Dugaan KKN Terang-Terangan di Keluarga Hary Tanoe?
Dengan majunya Hary Tanoe sekeluarga dalam pencalegan di Pemilu 2024, memunculkan spekulasi bahwa Partai Perindo sedang mencoba untuk melanggengkan kekuasaan yang berbasis Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Namun Partai Perindo menegaskan, tidak ada masalah jika Hary Tanoe memboyong sekeluarga untuk ikut nyaleg pada Pemilu 2024 mendatang.
“Oh iya gak apa-apa bagus itu,” kata Waketum Perindo Ferry Kurnia kepada Kumparan.
Ferry memastikan, meski memboyong sekeluarga, Perindo bisa memastikan Hary Tanoe berserta istri dan 4 anaknya memiliki integritas dan komitmen kebangsaan yang jelas.
“Ya siapa pun yang memang punya kapasitas, punya integritas juga terkait dengan komitmen kebangsaannya ada saya pikir siapa pun anak bangsa ini kan tidak jadi soal. Termasuk ketum, sekjen semuanya yang memang kita di pencalegan,” kata Ferry.
“Intinya adalah bahwa semua komponen itu yang memang punya komitmen di Perindo punya komitmen kebangsaan siapa pun itu. Keluarga Ketum sendiri pun kan enggak ada problem, jadi menambah kekuatan ya yang ada,” tutup Ferry.


