Maluku – Sahril Helmi, Jurnalis Metro TV ditemukan tewas oleh Tim SAR Gabungan, Sabtu. Ia menjadi korban ledakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Ternate.
Tim SAR Gabungan terdiri atas TNI AL, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate Iwan Ramdani mengungkapkan, penemuan jenazah berdasarkan laporan masyarakat pada pukul 10.25 WIT. Titik penemuan berada pada koordinat 0°27’21.92″S / 127°41’31.34″E, atau sekitar 50 nautical mile (Nm) dengan radian 173° dari lokasi kejadian.
“Jenazah berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di pesisir Tanjung Neraka, Halmahera Selatan, oleh warga setempat merupakan korban terakhir dalam insiden ledakan RIB milik Basarnas dan kini telah dibawa ke rumah duka Desa Bisui, Halmahera Selatan,” kata Iwan.
Setelah mendapatkan laporan, Tim SAR Gabungan beserta Polairud segera bergerak menuju lokasi penemuan dengan armada Searider milik Polairud.
Akan tetapi, di tengah perjalanan tim bertemu dengan regu yang telah mengevakuasi jenazah Sahril, kemudian mengawal hingga Pelabuhan Babang, Bacan.
Jenazah jurnalis Metro TV Maluku Utara itu langsung dibawa ke RSUD Babang untuk proses visum. Ia dibawa dengan KRI Mata Bongsang menuju Halmahera Selatan, untuk dimakamkan.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI I Made Wira Hady Arsanta menegaskan komitmen TNI AL dalam mendukung upaya SAR tersebut.
Pernyataan Laksma I Made selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali kepada seluruh jajaran TNI AL agar meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespons cepat informasi yang diterima.
“TNI AL berkomitmen dalam membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat, terutama dalam hal ini melaksanakan search and rescue (SAR) serta membantu mengevakuasi jenazah jurnalis TV yang sebelumnya hilang di laut,” jelas Laksma TNI I Made, melansir Antara.
Duka Mendalam Pihak Metro TV
Pihak Metro TV mengungkapkan rasa duka mendalam atas gugurnya Sahril.
“Kami mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi rojiun, atas nama manajemen Metro TV tentunya kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan terus berdoa semoga almarhum Sahril Helmi khusnul khatimah dan keluarga khususnya orang tua diberikan ketabahan dan keikhlasan,” jelas Pemimpin Redaksi Metro TV Budiyanto.
Budiyanto menambahkan, Sahril merupakan jurnalis terbaik di wilayah ternate. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pencarian Sahril.
“Pada kesempatan ini juga, tidak lupa kami harus mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu di dalam proses pencarian, evakuasi, dan pemakaman. Khususnya kepada TNI AL, Badan SAR, Polri di wilayah Ternate dan BPBD, nelayan, masyarakat, dan khususnya kepada awak media yang terus mengikuti di dalam proses pencarian,” tambah Budiyanto.
Helmi, ayah Sahril turut menyampaikan hal senada.
“Kami atas nama keluarga Helmi dan keluarga Abdurahman berterima kasih kepada jurnalis seluruh Indonesia, terutama keluarga besar Basarnas, BPBD, TNI AL, dan semua pihak yang ikut terlibat,” jelas Helmi.
Editor: Kevin Manoy, DNP Integrated News


