Lampung Barat – Petugas gabungan penanganan konflik harimau sumatera Lampung memasang kandang jebak harimau.
Itu dilakukan untuk menangkap harimau yang telah menerkam manusia di Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat.
Petugas gabungan terdiri atas Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSA).
Personel kepolisian, TNI, tim dokter hewan, serta aparatur pemerintahan kecamatan dan desa setempat juga ikut terlibat.
“Pemasangan kandang jebak sudah kami mulai kemarin, target kami tiga hingga empat kandang jebak, namun untuk sementara kami akan memasang dua unit terlebih dahulu,” kata Kepala Seksi Wilayah lll Krui Maris Feriyadi, dikutip dari Antara.
Ia mengatakan bahwa mereka memasang perangkat itu sebagai respons terhadap peristiwa yang menimpa seorang warga Dusun Peninjauan, Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh.
Lebih lanjut, pihaknya saat ini sudah melakukan langkah-langkah strategis untuk menindaklanjuti peristiwa serangan harimau yang menimpa warga Suoh itu.
Pihaknya tidak hanya memasang kandang jebak harimau, tetapi juga telah memasang kamera jebak (camera trap).
“Kami sejak kemarin sudah berada di lapangan, kami bahas dengan pihak-pihak terkait langkah menyikapi musibah yang terjadi,” kata dia.
Di sisi lain, polisi bersama warga setempat telah mengevakuasi warga yang diduga diterkam oleh harimau sumatera itu.
Sementara itu, Iptu Edward Panjaitan, Kapolsek Bandar Negri Suoh, mengonfirmasi evakuasi tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (21/9) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
“Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (21/9) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Kami menerima laporan mengenai penemuan mayat seorang pria di kebun,” kata dia.
Lebih lanjut, Edward mengatakan, lokasi kejadian di wilayah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).
Tepatnya di Gunung Ayem, Pemangku Kali Bata Atas, Desa Suka Marga, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat. (*)
Editor: Andhika Rizky Reihansyah, DNP Integrated News
Terima kasih telah membaca artikel berita dari DNP Integrated News. Dukung kami untuk terus memberi informasi yang lebih informatif dan lebih terinformasi. Info selengkapnya di sini.


