Jakarta – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan pihaknya akan menarik izin edar produk skincare lokal viral yang overclaim.
Overclaim yang dimaksud terjadi ketika komposisi dalam produk skincare lokal itu tidak sesuai dengan kandungan asli produk tersebut.
Taruna Ikrar, Kepala BPOM, mengatakan pihaknya akan melakukan tindakan berupa peringatan panggilan, pemberian surat, hingga pencabutan izin edar.
โJadi kalau dia tulis (kandungan) di label lebih atau kurang produk yang dimiliki pasti tidak keluar surat izin edarnya, tidak mungkin keluar labelnya. Tapi kalaupun memang dia sudah mendapatkan surat izin tapi ketahuan overclaim itu akan kita tindak, bisa kita berikan peringatan seperti dipanggil, disurati dan terakhir bisa ditarik izin edarnya,โ ujarnya saat jumpa pers di Jakarta, Senin (30/9).
Lebih lanjut, pihaknya pun ke depannya akan memperketat pengawasan pendistribusian produk skincare lokal di Indonesia.
Taruna juga menekankan, pada dasarnya BPOM ingin melindungi pengusaha yang bergerak di bidang produksi skincare lokal.
Meski demikian, BPOM juga tetap ingin mengutamakan keselamatan konsumen dalam menggunakan produk kecantikan.
Pihaknya juga akan berperan terus untuk memberikan pendampingan kepada pelaku usaha skincare lokal.
โDi kita ada Deputi Penindakan yang bersama yang timnya terdiri dari 500 tim yang akan mengawasi produk-produk itu. Sehingga kita harapkan seluruh masyarakat atau konsumen kita tidak terkena overclaim itu,โ pungkasnya.
Seorang influencer TikTok yang dikenal sebagai Dokter Detektif, sedang menghebohkan dunia skincare Indonesia.
Dokter Detektif mencuri perhatian publik dengan sosok misteriusnya yang selalu mengenakan topeng.
Tidak hanya itu, Dokter Detektif juga membuat kontroversi dengan melakukan uji lab pada formulasi skincare-skincare yang viral.
Konten tersebut sontak membuat netizen terkejut karena banyak skincare viral yang telah terbukti melakukan overclaim berdasarkan hasil lab. (*)
Editor: Andhika Rizky Reihansyah, DNP Integrated News
Terima kasih telah membaca artikel berita dari DNP Integrated News. Dukung kami untuk terus memberi informasi yang lebih informatif dan lebih terinformasi. Info selengkapnya di sini.


